Diberitakan channelnewsasia.com, Rabu (24/12/2008) kru teknis Singapore Flyer hingga kini masih melakukan investigasi atas kerusakan sistem elektrik yang menghentikan wahana tersebut selama hampir tujuh jam. Operator juga melakukan pemeriksaan keamanan menyeluruh sebelum kembali melanjutkan operasi.
Khusus bagi pemesan tiket untuk malam Natal, akan dilakukan kebijakan pengembalian uang (refund). Sementara itu, untuk operasi pada hari Natal, hal itu akan tergantung dari hasil pemeriksaan keamanan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bianglala berdiameter 165 meter tersebut macet dan menyebabkan 173 penumpangnya terjebak di ketinggian, termasuk sejumlah WNI.
Bianglala tersebut tiba-tiba berhenti mendadak ketika tengah beroperasi beberapa saat sebelum pukul 17.00 waktu setempat. Sepuluh orang dikeluarkan melalui pintu bawah dan dikerek menuju bawah. Listrik menyala kembali pada pukul 23.00 dan bianglala berputar kembali.
(alf/nrl)











































