"Ibu saya itu pejuang yang tangguh. Ia setia menemani ayah saya selama di pengasingan. Melalui dia juga, kekeluargaan tetap utuh," ujar Prabowo di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2008).
Dia juga mengucapkan terimakasih atas semua pihak yang sudah membantu proses perawatan jenazah mulai dari Singapura sampai Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalimat tersebut diucapkan Prabowo selepas kebaktian pelepasan jenazah di rumah duka, Jl Metro Kencana IV Nomor 27 Pondok Indah. "Kami sekeluarga sudah ikhlas menerima kepergian ibunda," kata mantan menantu Soeharto ini.
Prabowo menceritakan, ibunya juga pemain bridge yang tangguh. Ibunya juga mengajarkan kesederhanaan dan tanggung jawab.
Ibu Dora meninggalkan empat orang anak, salah satunya Prabowo. (anw/iy)











































