Kericuhan itu terjadi saat tim Persenal Hurnawa Tulehu Vs Pelauw Putra berlaga dalam pertandingan untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Event Menpora Cup ini diselenggarakan oleh KNPI Maluku.
Sekitar 1.000 penonton memadati stadion tersebut. Namun, pukul 17.15 WIT, kericuhan itu pecah, saat tim Persenel Hurnawa Tulehu ketinggalan 0-1 dari Pelauw Putra.
Massa saling melempar batu, kayu, dan benda-benda keras lainnya. Mereka juga saling kejar. Yang menakutkan, sebagian dari mereka tampak membawa senjata tajam. Akibatnya, ratusan orang terluka dan berdarah-darah. Para korban sudah dievakuasi ke RS. Namun, dibawa ke RS mana mereka, belum diketahui secara pasti.
Aparat kepolisian dan TNI yang berjaga di stadion ini sebenarnya sudah berusaha menghentikan kericuhan ini. Namun, mereka tak berdaya, karena penonton sangat banyak.
Aparat polisi dan TNI yang mencoba melerai, malah bertumbangan. Sejumlah polisi dan tiga anggota TNI tampak berdarah-darah. Sementara sejumlah fasilitas di stadion tersebut juga porak-poranda.
Hingga pukul 18.30 WIT, situasi di stadion sudah bisa dikendalikan polisi. Massa yang tawuran juga sudah berpencar-pencar menyelamatkan diri. Polisi saat ini masih bersiaga di sekitar stadion. (asy/nrl)











































