Travel Maharani Diteror Bom

Travel Maharani Diteror Bom

- detikNews
Selasa, 23 Des 2008 16:02 WIB
Makassar - Travel Maharani yang berkantor di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, diancam bom lewat SMS yang masuk di pesawat Flexi-Home, milik Travel Maharani, Selasa (23/12/2008). Menurut Army Astuty, manajer Travel Maharani, SMS yang berisi ancaman bom dan sumpah serapah itu diterima pada pukul 12.40 Wita.

"Awalnya telepon kami berdering berulang kali dan tidak ada suara orang yang bicara," tutur Army.

SMS teror itu juga berisi ancaman pembunuhan terhadap pemilik travel Maharani, Malik Lasari. Saat SMS itu diterima oleh karyawan travel Maharani, Malik Lasari, sedang melayat di rumah kerabatnya. Menurut Henidar, istri Malik, saat menerima laporan teror bom dari karyawannya, suaminya langsung menelepon polisi dan memerintahkan karyawannya keluar dari kantor travel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Henidar sendiri mencurigai pelaku teror bom itu adalah salah satu karyawannya yang sakit hati karena pernah ditegur suaminya. "Langkah yang kami tempuh saat ini adalah berkoordinasi dengan polisi untuk segera menangkap pelaku teror ini," ungkap Henidar yang ditemui detikcom di kantornya.

Meski mendapat teror bom, Henidar mengakui bisnis travelnya tidak terganggu. "Termasuk bisnis Game Center dan Warung Internet milik anak saya tidak terganggu," kata Henidar.

Sedangkan menurut Kapolsek Bontoala AKP Sudarmin, saat pihaknya menerima laporan dari Malik Lasari, anggotanya langsung menyisir kantor travel Maharani, namun anggotanya tidak menemukan bom yang dimaksud oleh pengirim SMS.

"Kami akan melacak nomor ponsel yang digunakan pelaku, meskipun travel ini bukan kelompok sasaran teror, kami tetap harus diwaspadai karena mengganggu kenyamanan orang lain." ungkap Sudarmin.

(mna/nrl)


Berita Terkait