Usulan itu disampaikan Mendiknas Bambang Sudibyo dalam pertemuan bilateral dengan sejawat Menteri Pendidikan Norwegia Bard Vegar Solhjell di Oslo, seperti disampaikan Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran kepada detikcom Senin petang atau Selasa (23/12/2008) WIB.
Mendiknas mengemukakan bahwa pertukaran siswa SMA merupakan cara efektif untuk memperkenalkan kebudayaan kedua bangsa pada tingkatan usia dini. Menanggapi usulan tersebut Menteri Solhjell berjanji akan menjajaki kemungkinan-kemungkinannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu dalam pertemuan di hari yang sama dengan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Norwegia Tora Aasland, kedua menteri membahas kerjasama antaruniversitas di Norwegia dan di Indonesia, yang selama ini telah berlangsung dan berjalan lancar.
Kedua Menteri juga sependapat agar kedua pemerintah perlu menyepakati suatu perjanjian atau MoU, yang akan menjadi payung berbagai kerjasama antaruniversitas. Mendiknas menyatakan akan segera mengirimkan Dirjen Dikti ataupun Sekjen Diknas untuk segera membicarakan MoU dengan pihak Norwegia.
Indonesia-Nigeria
Mendiknas Sudibyo juga memanfaatkan waktunya di Oslo untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pendidikan Nigeria Aishatu Jibril Dukku sehari sebelumnya, 17/12/2008. Hasilnya, kedua pihak sepakat untuk kerjasama dalam Pendidikan Madrasah, yang merupakan salah satu dari hasil E-9 SOM di Jakarta (23-24/10/2008).
Menteri Pendidikan Nigeria menyampaikan rencananya berkunjung ke Indonesia pada awal 2009 untuk melihat secara langsung pelaksanaan pendidikan madrasah tersebut. Untuk itu Mendiknas RI akan mengirimkan undangan kepada Menteri Pendidikan Nigeria.
(es/es)











































