Kuning dan Biru Serasi, Merah Bahaya

Guyonan Politik ala JK

Kuning dan Biru Serasi, Merah Bahaya

- detikNews
Selasa, 23 Des 2008 13:18 WIB
Kuning dan Biru Serasi, Merah Bahaya
Jakarta - Di dalam tahun pemilu, segala sesuatunya bisa dianggap sebagai simbol-simbol politis. Tidak terkecuali warna yang merujuk pada partai politik tertentu, dijadikan bahan guyonan oleh Wapres Jusuf Kalla.

"Di mana-mana padi itu menguning, tapi baru seimbang kalau langitnya biru. Jadi sangat serasi," kata JK sambil tersenyum lebar , Selasa (23/12/2008).

Guyonan itu merupakan bagian dari sambutannya dalam puncak peringatan nasional Hari Tanam Nasional, yang dipusatkan di perbukitan desa Cieuyih, Lebak, Banten. Kala itu pidatonya menyinggung tentang penghijauan kembali hutan-hutan yang gundul akibat penebangan liar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanaman itu memang harus hijau. Tapi kalau tanaman mau berhasil, selalu harus kuning," ujar Kalla sesaat sebelumnya.

Guyonan tidak berhenti pada warna kuning, biru dan hijau. Ketika bagian pidatonya menyinggung masalah penanggulangan kebakaran hutan, kembali Kalla melontarkan guyonan yang merujuk pada warna khas partai politik tertentu.

"Kalau merah biasanya bahaya. Merah kan kebakaran hutan. Hahaha...," kata JK disambut gelak tawa hadirin.

Usai menyampaikan pidato, Wapres JK melakukan penanaman pohon secara simbolis yang menandai dimulainya gerakan serupa serentak di seluruh Tanah Air. Gubernur Banten R. Atut Choisiyah, Menhut MS Ka'ban dan Menteri PU Djoko Kirmanto, turut melakukan penanaman pohon di lahan kritis bukit desa Cieuyih.
(lh/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads