Uang Suap Untuk Keperluan Partai

Kasus Suap Tanjung Siapi-api

Uang Suap Untuk Keperluan Partai

- detikNews
Senin, 22 Des 2008 18:53 WIB
Jakarta - Satu per satu anggota DPR-RI mengaku ikut mencicipi suap proyek pelabuhan Tanjung Api-Api di Banyuasin, Sumsel. Kali ini Hilman Indra (FPBB) mengakui menerima Rp 425 juta dari Pemprov Sumsel terkait ijin alih fungsi hutan lindung.
Β 
"Secara keseluruhan saya terima Rp 425 juta," ujar dia saat bersaksi bagi terdakwa Sarjan Taher di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (22/12/2008).

Anggota Komisi V dari FPBB itu memaparkan, uang supa diterimanya dalam tiga tahap. Sebesar Rp 10 juta pertama diterimanya dalam kunjungan kerja ke Sumsel, dan Rp 175 juta yang ke dua langsung dari Yusuf Erwin Faishal.

"Yang ketiga saya terima Rp 250 juta," imbuh Hilman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun penggunaan uang panas tersebut adalah untuk keperluan konstituen Partai Bulan Bintang (PBB) di daerah pemilihannya di Sumatera Selatan. Namun, Hilman menyatakan bahwa uang tersebut sudah dia serahkan pada penyidik KPK.

"Saya kembalikan setelah ada pemeriksaan," jelasnya.

Sebelumnya beberapa mantan anggota Komisi IV lain juga mengaku telah menerima uang terkait proyek tersebut. Dua di antaranya adalah Sarjan Taher dan Yusuf Erwin Faishal yang masing-masing mengaku memperoleh Rp 360 juta dan Rp 775 juta.
(mad/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads