"Kita sangat menyayangkan seruan golput dan fatwa haram tentang golput. Pemilu sebagai bagian teknis dari administrasi negara tidak bisa dikaitkan dengan agama, begitu juga sebaliknya," kata Ketua Umum KNPI Ahmad Doli Kurnia di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (22/12/2008).
Doli menyatakan, semua kalangan harus bisa memilah-milah mana yang dikategorikan golput atau haram tidaknya sesuatu sesuai hukum yang jelas. "Orang tidak ikut pemilu tidak bisa dikatakan golput atau haram, kan kita harus lihat hadisnya dulu," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KNPI, lanjut Doli, akan berupaya dengan berbagai program untuk mendorong masyarakat agar mau menggunakan hak pilihnya. Disamping itu, apabila jumlah golput sedikit, maka pemilu 2009 sebagai ajang demokrasi yang bisa memberikan harapan baru.
Ditegaskan Doli, KNPI sebagai organisasi kepemudaan akan terus mengkampanyekan agar tidak terjadi golput. "Masyarakat punya hak pilih, gunakan hak pilih sebaik-baiknya agar hasil pemilu benar-benar bisa dirasakan," tegasnya lagi.
Dalam kesempatan itu, Doli mengungkapkan harapan KNPI agar ajang demokrasi lima tahunan bisa berlangsung bersih, bebas korupsi dan money politics. Diharapkan juga pemilu dapat memberikan harapan baru kepada masyarakat.
"Tidak kalah penting adalah bagaimana Pemilu 2009 bisa mengakomodasi generasi muda," pungkasnya. (zal/gah)











































