"Saya kira lebih cepat lebih baik. Nanti dalam rapat konsultasi akan kita minta lagi," kata Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (22/12/2008).
Setelah rapat konsultasi dengan pimpinan fraksi menyetujui hal ini, lanjut Agung, barulah pimpinan DPR bisa memerintahkan Sekretariat Jenderal (Setjen) untuk menyerahkan bukti hadir dan kemudian ditindaklanjuti oleh Badan Kehormatan (BK).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa diumumkannya nama per nama anggota tukang bolos, Agung khawatir pada tahun 2009 akan lebih banyak lagi anggota yang mangkir lagi dari tugasnya.
"Saya khawatir beberapa bulan menjelang pemilu, lebih banyak lagi yang tidak ikut sidang," tandasnya.
(lrn/nrl)










































