Simulasi anti teror digelar di empat yang merupakan kawasan wisata, yaitu hotel Hard Rock (Kuta), Intercontinental (Jimbaran), Westin (Nusa Dua), dan Pulau Serangan (Denpasar) dalam waktu bersamaan, Minggu (21/12/2008).
Dalam simulasi tersebut, diceritakan puluhan teroris menyandera wisatawan di tiga hotel berbeda. Di antaranya sebanyak 15 wisatawan disandera di hotel Hard Rock (Kuta) oleh tujuh orang teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, aparat berhasil menembak mati lima teroris dan dua lainnya ditahan.
Sementara itu, teroris di Westin yang menyandera puluhan wisatawan berhasil
meloloskan diri ke Pulau Serangan. Aksi menegangkan pun terjadi di kawasan ini.
Aparat pun melakukan pengejaran dan mengepung kawasan ini. Berkat aksi sigap, aparat berhasil melumpuhkan aksi para teroris ini.
Usai simulasi, Kapolda Bali Irjen Polisi Teuku Ashikin Husein mengatakan
simulasi tersebut adalah untuk melatih kesigapan pasukannya melumpuhkan aksi
terorisme.
"Simulasi ini bukan unjuk kekuatan melainkan latihan untuk tetap waspada dan sigap mengantisipasi aksi teror," kata Ashikin di Hard Rock, Jl Pantai, Kuta.
Ashikin menjelaskan bahwa menjelang Tahun Baru 2009, Bali aman dari aksi
terorisme. "Mudah-mudahan Bali aman," ujarnya.
(gds/irw)











































