Perempuan bermarga Huang tersebut menjadi terkenal setelah mempublikasikan video sepanjang 12 menit yang berisi "adegan seksual". "Tidak berapa lama, video itu menjadi yang paling banyak diunduh di Cina, dengan ribuan orang yang telah mengunduh video tersebut bulan lalu," tulis China Daily sebagaimana yang dilansir Reuters, Minggu (21/12/2008).
Lantas, apa motif perempuan nyeleneh tersebut? Rupanya, ia bermaksud mencari keuntungan dengan cara membuat blog dan menjual wawancara mengenai dirinya senilai 30.000 yuan (sekitar Rp 50 juta rupiah) per wawancara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Republik Rakyat Cina sendiri melarang keras pornografi. Meski demikian, hal itu tidak lantas menghapus ancaman penyebaran pornografi di negara tersebut. Seperti di Indonesia, DVD porno bajakan dan video dari internet merupakan sumber pornografi.
(alf/nrl)











































