Pantauan detikcom, Minggu (21/12/2008), latihan antiteror dimulai pada pukul 09.30 WIB. Sementara kawasan Simpang Lima sudah disterilkan sebelumnya pukul 09.00 WIB.
Sejumlah PKL tampak menggerutu dan kesal. "Baru buka saja, sudah harus ditutup lagi. Dapat duit dari mana ini," kata seorang PKL sambil mengemasi barang dagangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dagangan PKL diangkut dengan truk.
"Bisa-bisa kita dikira sedang razia. Kemarin kita sudah umumkan, tapi mereka tetap berjualan," kata salah seorang petugas Satpol sembari mengangkat barang dagangan PKL ke truknya.
Dalam simulasi itu, teroris masuk ke hotel dan kantor Telkom dengan membawa
sandera. Para teroris mengumumkan permintaan mereka melalui media massa.
Kemudian, personel TNI-Polri datang ke lokasi dan bernegosiasi. Karena
negosiasi gagal, aparat membebaskan sandera dan membekuk teroris.
Sepanjang simulasi, sejumlah mobil TNI-Polri melaju kencang, saling
berkejaran. Ratusan warga menonton pertunjukkan gratis itu di tepi jalan
sekitar lokasi. (try/gus)











































