Selisih Harga BBM Buka Peluang Pertamina Biayai Pemilu

Selisih Harga BBM Buka Peluang Pertamina Biayai Pemilu

- detikNews
Sabtu, 20 Des 2008 13:38 WIB
Selisih Harga BBM Buka Peluang Pertamina Biayai Pemilu
Jakarta - Harga premium yang ideal saat ini Rp 2.500, bukan Rp 5.000. Selisih harga sebesar 50 persen itu dinilai akan membuka peluang Pertamina membiayai politik.

"Idealnya, harga BBM sekarang Rp 2.500. Sedangkan sekarang dijual Rp 5.000. Berarti ada selisih Rp 2.500. Nah, itulah kemudian yang membuka peluang bagi Pertamina untuk membiayai politik," ujar pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy.

Hal ini disampaikan Ichsanuddin dalam diskusi bertajuk "Turunnya Harga BBM Realistis Atau Politis?" di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (20/12/2008).Ichsanuddin menyarankan agar BPK dan KPK mengawasi kerja Pertamina. "Karena ada selisih itu bisa digunakan untuk aji mumpung untuk membiayai kepentingan di luar Pertamina," kata Ichsanuddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah menurunkan harga premium per 1 Desember dari Rp 6.000 menjadi Rp 5.500. Namun secara tiba-tiba mulai 15 Desember, pemerintah menurunkan lagi sebesar Rp 500, sehingga harga premium menjadi Rp 5.000.

Selain premium pemerintah juga menurunkan harga solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.800. (nik/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads