Gerakan Taliban eksis permanen di 72% wilayah Afghanistan. Tahun lalu mereka baru menguasai 54%, bunyi laporan yang dirilis Senin awal pekan ini.
NATO menepis angka-angka yang dipresentasikan think tank yang sebelumnya bernama Senlis Council itu. Menurut NATO angka-angka ICOS tidak kredibel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ICOS adalah think tank internasional yang mengkhususkan diri dalam masalah Afghanistan dan wilayah konflik lainnya seperti Irak dan Somalia. Lembaga ini merupakan proyek dari Mercator Fund, sebuah jaringan yayasan Eropa.
Ketua Advisory Board-nya saat ini adalah Raymond Kendall (Sekjen Kehormatan Interpol) dengan anggota antara lain Presiden Palang Merah Italia merangkap Presiden Komisi Pengembangan pada Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Dr Massimo Barra (Italia).
Juga ada pemenang Hadiah Nobel bidang kimia Prof. John Charles Polanyi (Kanada), dan Ketua Department of Criminal Law and Criminology of Gent University Prof Dr Brice de Ruyver (Belgia), mantan Dubes Inggris untuk Kolombia (1990-1994) Sir Keith Morris, dan mantan menlu Kanada Dr Lloyd Axworthy, yang saat ini juga menjabat presiden pada University of Winnipeg.
(es/es)











































