Jakarta - Gus Dur didaulat menjadi penasihat di Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). Mantan Presiden RI itu tidak khawatir namanya dijadikan ajang untuk pendulangan suara.
"Tujuan mereka kan seperti itu," ujar Gus Dur dalam acara Kongkow Bareng Gus Dur di Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/12/2008).
Gus Dur menilai pendulangan suara dengan memakai namanya kerap dilakukan beberapa partai. "Tapi kita lihat saja. Memang sekarang masyarakat kita masih bodoh," jelas suami aktivis perempuan Shinta Nuriyah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak tampuk kepemimpinan PKB kembali ke tampuk Muhaimin Iskandar, nama Gus Dur tetap dipakai sebagai Dewan Penasihat Partai yang berbasis NU itu. Namun Gus Dur sendiri tetap tidak mau mengakui PKB yang dipimpin Muhaimin dan memilih membuat gerakan baru dan mendekat ke tokoh-tokoh partai lain.
(nik/gah)