Station Manager MNA Medan, Wardi menyatakan, keputusan itu untuk meng-grounded pesawat tersebut diambil setelah berupaya memperbaiki pesawat itu sejak Jumat (19/12/08) tidak kunjung selesai.
"Semula kerusakannya ada kebocoran fuel, namun kemudian merembet ke hal-hal lain, makanya tidak kita operasikan," kata Wardi pada wartawan di Bandara Polonia, Medan, Sabtu (19/12/2008) pagi.
MNA hanya mengoperasikan satu pesawat jenis CN 235 untuk melayani rute beberapa kota di Sumatera Utara (Sumut) dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Dua kali keberangkatan Medan-Gunung Sitoli setiap hari, serta rute alternatif Medan-Sibolga, dan Medan-Sabang secara bergantian beberapa hari sekali. (rul/ndr)











































