"Kami meminta (pemerintah) bertanggung jawab akan keselamatannya," kata Ulama Syiah Mohammed al-Shami seperti dikutip Reuters, Jumat (19/12/2008).
Bersama jamaahnya, al-Shami berdoa agar Perdana Menteri Nuri al-Maliki membebaskan Zaidi. "Pemerintah bertanggungjawab atas hidupnya, kesehatan, dan kondisi psikologi Zaidi,' tambahnya.
Sedang ulama Sunni Abu Hanifa meminta penjelasan Perdana Menteri al-Maliki akan penangkapan atas diri Zaidi.
"Dari sini kami meminta perdana menteri menjelaskan kepada kami kenapa melakukan penahanan atas diri seseorang yang melakukan aksi heroik?" ujarnya.
Sementara itu, keluarga reporter TV Muntazer al-Zaidi melakukan aksi di zona hijau di Baghdad. Mereka melakukan aksi ini, karena mempercayai bila Zaidi dirawat di rumah sakit. (ndr/)











































