Demikian disampaikan Ketum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) dalam diskusi bertajuk Parpol: Keterbukaan dan Seleksi Nasional. Diskusi berlangsung di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli, Jakarta, Jumat (19/12/2008).
"Semua partai ingin merangkul semua pihak, tidak berdasar ideologi. Tidak mutlak yang (sesama) partai Islam," kata JK.
Ideologi semua partai politik di Indonesia sudah nyaris tidak ada jarak lagi antara parpol nasionalis dan agamis. Contohnya adalah Partai Golkar dan PDIP yang nasionalis mempunyai badan-badan binaan berbasis kelompok keagamaan yaitu Al Hidayah dan Baitul Muslimin.
"PAN yang keagamaan juga sangat nasionalis dilihat dari calegnya. PKS sangat memuji Suharto. Jadi nyaris nggak ada batasnya," sambung JK.
(lh/iy)











































