matang, tingginya permintaan kertas akan mengganggu oplah media cetak di Indonesia.
"Kebutuhan kertas untuk surat suara sektiar 31 juta ton. Ini bisa jadi akan mengganggu oplah media cetak," ujar Direktur Program Indonesia Procurement Watch (IPW) Hayie Muhammad dalam diskusi tentang logistik di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2008).
Menurut Hayie, kapasitas pengadaan kertas di Indonesia per bulan adalah 16 juta ton. Dengan kebutuhan untuk pemilu sekian banyak, dimungkinkan terjadinya kelangkaan kertas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(sho/nrl)










































