Kertas Diserap untuk Pemilu, Oplah Media Cetak Bisa Terganggu

Kertas Diserap untuk Pemilu, Oplah Media Cetak Bisa Terganggu

- detikNews
Jumat, 19 Des 2008 14:43 WIB
Kertas Diserap untuk Pemilu, Oplah Media Cetak Bisa Terganggu
Jakarta - Kebutuhan kertas untuk Pemilu 2009 sangat besar. Jika tidak direncanakan dengan
matang, tingginya permintaan kertas akan mengganggu oplah media cetak di Indonesia.

"Kebutuhan kertas untuk surat suara sektiar 31 juta ton. Ini bisa jadi akan mengganggu oplah media cetak," ujar Direktur Program Indonesia Procurement Watch (IPW) Hayie Muhammad dalam diskusi tentang logistik di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2008).

Menurut Hayie, kapasitas pengadaan kertas di Indonesia per bulan adalah 16 juta ton. Dengan kebutuhan untuk pemilu sekian banyak, dimungkinkan terjadinya kelangkaan kertas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mencegah hal itu terjadi, lanjut Hayie, harus ada pengadaan kertas ekstra di masa-masa pencetakan kertas suara. Karena itu KPU diminta untuk merencanakan secara matang proses pengadaan surat suara sehingga kebutuhan kertas dalam negeri tidak akan terganggu.


(sho/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini