"PPP masih terbuka untuk berkoalisi dengan capres manapun. Kita juga belum menentukan apakah akan mengajukan capres dari internal partai atau mendukung calon dari partai lain," ujar Suryadharma Ali kepada wartawan di Solo, Jumat (19/12/2008).
Pernyataan Suryadharma ini berbeda dengan pernyataan yang disampaikan Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PPP Bachtiar Chamsyah. Sebelumnya Bachtiar mengatakan PPP cenderung mempertahankan duet SBY - JK untuk memimpin Indonesia lima tahun mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang sudah memaparkan visi dan misi di 'Forum PPP Mendengar' adalah Pak Sultan Hamengku Buwono X dan Pak Prabowo Subiyanto. Insya Allah dalam waktu dekat Pak Sutiyoso, Pak Wiranto, Pak Rizal Ramli dan juga Ibu Megawati akan hadir atas undangan 'Forum PPP Mendengar," ujarnya.
Demikian juga dengan SBY. Menurut Suryadharma yang saat ini duduk di kabinet SBY, partainya juga akan memberi kesempatan serupa kepada SBY untuk menyampakan visi misinya di forum yang sama. "Semoga beliau ada waktu untuk memenuhi undangan kami ini," lanjutnya.
Menurutnya, sangat penting bagi PPP untuk mendengar visi dan misi dari para capres sebelum menjatuhkan pilihan. Dari forum itu akan diketahui program-program yang akan dilakukan capres tersebut jika terpilih presiden. "Jadi tidak blanc atau kosong ketika memilih seseorang sebagai capres," tambahnya. (mbr/djo)











































