200 Kg Daging Glonggongan Disita

200 Kg Daging Glonggongan Disita

- detikNews
Jumat, 19 Des 2008 11:15 WIB
200 Kg Daging Glonggongan Disita
Solo - Tim gabungan dari Pemkab Sukoharjo menyita tidak kurang dari 200 Kg daging glonggongan yang dijual di pasar dan di warung-warung rumahan. Operasi yang digelar secara mendadak tersebut tidak memungkinkan bagi para penjualnya untuk menyembunyikan daging dagangannya.

Operasi dilakukan pada Jumat, (19/12/2008) pagi. Tim gabungan terdiri dari Dinas perindustrian dan Perdagangan, Sub Dinas Peternakan dan Satpol PP Pemkab Sukoharjo. Target operasi adalah Pasar Kartosuro dan warung-warung rumahan di sekitarnya.

Petugas gabungan harus keluar masuk kampung untuk mencari warung-warung kecil yang menjual daging. Hasilnya tidak kurang dari 200 Kg daging glonggongan yang diperjualbelikan. Kepastiannya dilakukan dengan dilakukan tes menggunakan alat kelembaban daging.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil tes menunjukkan daging-daging itu mengandung kadar air berlebihan dibanding daging sapi yang disembelih dengan cara yang benar. Dengan hasil itu dipastikan penyembelihannya dilakukan dengan cara tidak normal, yaitu dengan cara glonggongan.

Dalam operasi tersebut, tim juga menemukan hati sapi dalam kondisi rusak dan mengandung cacing hati. Para pedagang diperingatkan secara keras untuk tidak menjual daging dan hati yang tidak sehat itu.

"Sewaktu-waktu kami masih akan terus melakukan pantauan. Jika pada pemeriksaan selanjutnya kami temukan para pedagang masih menjual daging glonggongan dan hati berpenyakit maka kami akan melakukan penyitaan," ujar Nanik Sunarni, Kepala Disperindag Pemkab Sukoharjo, selaku ketua tim gabungan.

Para pedangan mengaku mendapatkan daging dan hati sapi bermasalah itu dari pemotong hewan di Boyolali. Para pedagang menjual daging-daging sapi glonggongan itu dengan harga antara Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu. (mbr/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads