305 Jamaah Haji Meninggal, Terbanyak di Pemondokan

Laporan Haji

305 Jamaah Haji Meninggal, Terbanyak di Pemondokan

- detikNews
Jumat, 19 Des 2008 09:10 WIB
305 Jamaah Haji Meninggal, Terbanyak di Pemondokan
Jeddah - Sampai hari ke-45, jumlah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi mencapai 305 orang. Dari jumlah tersebut, 117 jamaah haji meninggal di pemondokan, 90 jamaah meninggal di berbagai rumah sakit di Arab Saudi dan 72 jamaah meninggal di BPHI (daker). Sisanya tersebar di Masjid, pesawat, bandara dan lain-lain.

Data sistem komputerisasi haji sampai Jumat (19/12/2008) pukul 02.00 WIB, 280 jamaah yang meninggal itu lebih banyak disebabkan oleh penyakit sistem sirkulasi dan pernafasan. Sisanya meninggal akibat infeksi, neoplasma trauma dan lain-lain.

Dari jumlah 350 jamaah yang meninggal ini, 225 jamaah meninggal selama berada di Makkah ketika menunaikan prosesi puncak haji. Sementara itu komposisi jamaah haji yang meninggal antara laki-laki dan perempuan adalah 199 laki-laki dan 106 perempuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

38 Ribu Jamaah Tiba di Indonesia

Sementara itu, data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mengenai pergerakan jamaah haji Indonesia sampai pukul 02.00 WIB, 38.080 (19.81 persen) dari 192.178 jamaah haji dilaporkan telah kembali ke rumahnya masing-masing dengan selamat. Sisanya masih berada di Arab Saudi untuk menuntaskan prosesi ibadah sunnahnya sesuai jadwal yang ditentukan.

Jamaah yang masih berada di arab saudi itu tersebar di 3 tempat yakni Makkah sebanyak 124.605 jamaah yang masih menyelesaikan ibadah sunnah di Masjidil Haram, di Madinah 14.201 jamaah yang menunaikan ibadah sholat arbain dan sisanya berada di Jeddah yang menunggu jadwal pemulangan ke tanah air sebanyak 11.441 jamaah.

Jumlah jamaah haji yang berada di Makkah ini akan terus berkurang seiring jadwal keberangkatan gelombang pertama ke tanah air dan gelombang ke-2 ke madinah.

"Semua arus pergerakan jamaah akan disesuaikan dengan jadwal yang telah dibuat sebelumnya. Karena masing-masing jamaah kan sudah dijatra berapa hari di Makkah dan berapa hari di Madinah," kata Wakadaker bidang pemulangan Cepi Supriyatna kepada detikcom.

Sementara itu, kondisi cuaca di Makkah berkisar 23-32 derajat, Madinah 15-28 derajat dan Jeddah 23-34 derajat. Kelembaban udara di Makkah 48-75 derajat, Madinah 21-50 derajat dan Jeddah 50-78 derajat.

Atas dasar itulah, jamaah haji yang akan meninggalkan Makkah menuju Madinah dihimbau untuk mempersiapkan jaket tebal dan lipstik untuk mengantisipasi bibir pecah karena kelembapan udara yang rendah.
(yid/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini