Deplu Koordinasi dengan Perusahaan Kapal Malaysia

11 WNI Disandera Bajak Laut

Deplu Koordinasi dengan Perusahaan Kapal Malaysia

- detikNews
Jumat, 19 Des 2008 08:33 WIB
Deplu Koordinasi dengan Perusahaan Kapal Malaysia
Jakarta - Upaya pembebasan 11 WNI yang disandera oleh bajak laut di Somalia masih terus dilakukan. Salah satu caranya dengan berkoordinasi pada pemilik kapal Mas Indra Shippping Malaysian Bhd yang berpusat di Port Klang.

"Kita berkordinasi dengan pihak kapal, karena pemilik kapal berasal dari Malaysia," kata juru bicara Deplu RI Teuku Faizasyah saat dihubungi lewat telepon, Jumat (19/12/2008).

Faizasyah menolak jika dikatakan pemerintah Indonesia lepas tangan untuk membebaskan sandera tersebut. Menurutnya, masalah yang dihadapi di lapangan sangat kompleks.

"Melihat kasus terdahulu, masa negosiasi akan memakan waktu kurang lebih 3 hingga 5 bulan. Bukan karena pemerintah lepas tangan, akan tetapi fakta di lapangan memang seperti itu. Masalah yang dihadapi sangat kompleks," jelasnya.

Saat disinggung identitas 11 WNI yang disandera, Faizasyah enggan membeberkan. "Sudah ada, tapi belum bisa kami keluarkan," elaknya.

(fiq/nrl)


Berita Terkait