Pantauan wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid, jalan menuju daerah Aziziyah yang biasanya padat merayap di hari-hari puncak haji, saat ini sudah kembali normal. Demikian juga jalan-jalan menuju daerah Ka'kiyyah dan Saukiyah yang melewati Misfalah, tidak terlihat kepadatan sebagaimana sebelumnya.
Menurut jamaah haji asal Jakarta Andi, lancarnya jalanan kota Makkah itu akibat beberapa jamaah haji dari berbagai penjuru dunia sudah meninggalkan Makkah untuk kembali ke tanah air bagi yang gelombang pertama dan melanjutkan perjalanan ke Madinah bagi jamaah haji gelombang ke 2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, jalan menuju arah Mina yang melewati daerah Sulaimaniyyah dan Syammiyah juga terlihat lancar. Jamaah haji Indonesia yang berada di daerah tersebut tidak perlu repot mendapatkan kendaraan pulang dari Masjidil Haram jika ketinggalan bus.
Masjidil Haram Masih Padat
Meski jalan-jalan di kota Makkah sudah berangsur normal, Masjidil Haram masih terlihat padat dengan aktivitas jamaah haji yang memanfaatkan sisa waktu di Makkah untuk sholat jamaah di masjidil haram.
Hal ini mengakibatkan jalan-jalan di sekitar Masjidil Haram merayap usai sholat jamaah karena beberapa ruas jalannya digunakan oleh pejalan kaki.
Namun suasana kemacetan ini tidak berlangsung lama karena setelah para jamaah pulang, jalan-jalan itu kembali normal sebagaimana yang dirasakan sendiri oleh wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid.
Akibat jalanan yang normal ini, harga sewa taksi dan angkutan dari dan menuju masjidil haram kembali turun seperti pada masa sebelum puncak musim haji beberapa waktu lalu.
Jika saat puncak musim haji taksi selalu menarik jamaah yang minta diantar ke daerah Aziziyah dengan harga sekitar 100 real karena alasan macet, saat ini kembali pada harga sebelumnya sekitar 20 real. Demikian juga dengan harga angkutan eceran yang saat musim puncak haji meminta harga 20 realan, saat ini kembali keharga 5-10 real sesuai dengan jarak tempuh jamaah. (yid/mok)











































