Pembubaran Panitia Angket DPR Tak Lazim

Pembubaran Panitia Angket DPR Tak Lazim

- detikNews
Jumat, 19 Des 2008 03:46 WIB
Jakarta - Partai Demokrat ingin agar Panitia Angket BBM DPR dibubarkan karena dianggap tidak relevan melihat harga BBM yang turun. Wacana pembubaran ini dianggap tidak lazim.

"Tidak lazim membubarkan Panitia Khusus atau Panitia Angket sebelum tugasnya selesai. Kalau pembubaran itu dilakukan malah jadi aneh," kata anggota Komisi XI DPR dari FPAN, Drajat Wibowo yang dihubungi detikcom, Jakarta, Kamis (18/12/2008).

Ketidaklaziman ini, lanjut Drajat, saat Panitia Angket sudah memperoleh informasi dan laporan-laporan yang menarik untuk dikembangkan. Ketika ditanya informasi menarik tersebut, Drajat mengaku belum bisa mengungkapkan secara detil saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi intinya, informasi itu terkait dengan sumber-sumber inefisiensi dalam sektor migas kita," ungkapnya.

Drajat mengatakan, meski harga minyak dunia dan BBM domestik turun, tapi inefisiensi sektor migas terus terjadi.

"Tugas Pansus lah untuk mengurai inefisiensi ini sehingga turunnya harga BBM bisa lebih besar lagi. Selain itu agar minyak kita tidak lagi dikuasai asing," pungkasnya.
(zal/mok)


Berita Terkait