Jakarta - Presiden SBY sempat marah gara-gara rapat yang dia pimpin terganggu oleh suara bising speaker para demonstran di depan Istana Merdeka. Kapolri pun langsung menginstruksikan agar demo memakai pengeras suara yang terlalu berlebihan dilarang.
Namun sebenarnya SBY tidak melarang penggunaan pengeras dalam demo. "Presiden tidak menginstruksikan, tapi hanya meminta volumenya dikecilkan," ujar staf khusus Presiden SBY bidang hukum, Denny Indrayana di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (18/12/2008).
Menurut Denny, menyalakan speaker terlalu keras bisa mengganggu orang-orang yang berada di sekitar demonstran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siang tadi, sempat terjadi bentrok antar polisi dengan para demonstran di sekitar bundaran HI. Mobil demonstran yang membawa pengeras suara, kuncinya diambil paksa oleh polisi. Para demostran yang awalnya menolak pun akhirnya pasrah dengan ulah polisi tersebut.
(anw/mok)