"Peningkatan jumlah pekerja migran Indonesia di luar negeri sangat signifikan tiap tahun. Sayangnya keberadaan mereka tidak didukung kekuatan regulasi," ujar Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia Mohamad Hakim dalam peluncuran Union Migrant Indonesia (UNIMIG) Indonesia, di Hotel Federal, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (18/12/2008).
Hakim mengatakan, pembentukan UNIMIG Indonesia di Malaysia bertujuan memberi bantuan advokasi terhadap TKI. Selain itu juga bertujuan memperjuangkan kesejahteraan TKI yang dijanjikan oleh majikan atau perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam ada tersebut, hadir Direktur Union Network International Asia and Pasific Regional Organization (UNI APRO) Kun Wardana Abyoto dan Presiden UNI Malaysian Liaison Council (MLC) Mohamed Shafie Mamal, Sekjen UNIMIG Indonesia Aryo Judhoko, para ketua organisasi atau paguyuban TKI di Malaysia, dan Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur Sayid Budiarjo.
(rmd/lh)











































