Ketua MUI: Hidayat dan Din, Salah Satu Harus Ngalah

Ketua MUI: Hidayat dan Din, Salah Satu Harus Ngalah

- detikNews
Kamis, 18 Des 2008 17:51 WIB
Ketua MUI: Hidayat dan Din, Salah Satu Harus Ngalah
Jakarta - Di antara para pemimpin Islam yang mengemuka saat ini, nama Hidayat Nur Wahid dan Din Syamsuddin disebut-sebut berpotensi menjadi calon presiden. Salah satu harus bersedia mengalah untuk memberi kesempatan kepada yang lain.

"Sekarang memang itu yang berkembang. Tapi nanti harus mengerucut. Jadi masih ada lanjutannya. Saya rasa di antara keduanya harus ada yang mengalah," ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan kepada detikcom.

Amidhan menyampaikan hal itu usai dialog antarketua partai politik (parpol) Islam di Kantor Centre for Dialogue and Coorporation among Civilization (CDCC), Jl Kemiri, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Din, menurut Amidan, tidak boleh gagal jika maju. Sebab jika gagal, dia tidak bisa lagi menjabat di Muhammadiyah. "Tidak seperti Pak Hasyim Muzadi dulu yang kalah. Dia kan bisa menjabat lagi sebagai Ketua PBNU," tuturnya.

Menurutnya, bisa jadi saat ini umat Islam memang mengharapkan presiden dari partai Islam. Namun dari sudut pandang agama, hal itu bukan sebuah keharusan. "Yang selama ini ada di agama, presiden itu harus adil dan bijaksana. Yang terpenting muslim," tandas Amidhan.

(sho/nwk)


Berita Terkait