"Pokoknnya Din Syamsuddin capres. Tapi itu tergantung Pak Din sendiri," jawab Ketum DPP PMB Imam Addaruqutni ditanya perihal kesediaan Din untuk menjadi capres dari PMB.
Ini disampaikannya usai proklamasi Din Syamsuddin sebagai bakal calon presiden oleh PMB. Acara berlangsung di Hotel Grand Cempaka, Jl Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PMB tidak pernah mau dilamar, PMB yang akan melamar. Karena kalau melamar itu murni aspirasi partai, sedangkan dilamar kan kesannya beda," jelasnya.
Perihal tidak hadirnya Din Syamsuddin, Ahmad menegaskan bahwa sebelum proklamasi pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan bakal capres PMB itu. Menurut dia, ulama yang sekarang masih menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut memberi tanggapan positif.
"Tinggal nanti diprospek saja ke beliau. Kalau sudah ada persiapan kita akan launching lebih besar, mungkin sekitar Januari 2009," sambungnya. Β
Demi memuluskan langkah Din Syamsuddin menuju kursi RI1, tidak tertutup kemungkinan PMB menjalin koalisi dengan partai politik lain. Tapi bagaimana prakteknya nanti tentu saja tergantung pada hasil Pemilu 2009 mendatang.
"Kita lihat hasil pemilu dulu, apakah nanti dilakukan pendekatan secara ideologis maupun strategis," ujar Ahmad.
(lh/nrl)











































