Datang Saat Terima Uang, Absen Saat Kerja

Anggota DPR Tukang Bolos

Datang Saat Terima Uang, Absen Saat Kerja

- detikNews
Kamis, 18 Des 2008 14:38 WIB
Datang Saat Terima Uang, Absen Saat Kerja
Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tukang absen saat pembahasan undang-undang harus diumumkan. Karena, para tukang bolos itu datang kalau ada maunya saja, saat terima uang dan tunjangan.

"Itu menunjukkan kredibilitas partai. Kita kan bisa lihat, giliran menerima uang datang, giliran kerja lalu absen. Mestinya kalau nggak sanggup lagi, ya nggak usah diteruskan jadi anggota," tukas Sekretaris Jenderal Partai Matahari Bangsa (PMB) Ahmad Rofiq.

Rofiq menyampaikan hal itu usai mendeklarasikan Din Syamsuddin sebagai calon presiden PMB di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rofiq menambahkan, pengumuman anggota DPR tukang bolos itu wajib. Hal itu merupakan bukti akuntabilitas partai terhadap masyarakat sebagai konstituennya.

"Ini sangat efektif, masyarakat menjadi tahu sekaligus bisa mengoreksi. Ternyata titipan yang diberikan selama ini, tidak amanah," imbuh dia.

Bagaimana dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menolak pengumuman anggota DPR yang suka absen?

"Kalau partai yang menolak berarti partai itu banyak yang bolos. Kita kan bisa lihat proses keberpihakannya," jawab Rofiq. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads