Para buruh ini melakukan aksinya sejak pagi hari, Kamis (18/12/2008). Mereka datang ke lokasi pabrik namun tidak melakukan aktivitas apa pun. Para buruh hanya duduk-duduk saja di sekitar areal pabrik.
Aksi mogok ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap manajemen pabrik yang sewenang-wenang. Pihak manajemen telah menurunkan golongan sejumlah buruh hanya gara-gara mesin penggiling sawit rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan PTPN V, Tuhu Bangun, berjanji akan menjembatani karyawan dengan direkrsi PTPN V untuk menyelesaikan permasalah ini. Namun saat ini para direksi PTPN V sedang tidak berada di tempat.
"Mereka sedang rapat di Jakarta. Jadi sekarang kita minta karyawan bekerja lagi. Semua persoalan nanti kita selesaikan di kantor," ujar Tuhu.
(cha/djo)











































