Di pesisir utara bagian barat, di kawasan Muara Angke, angin kencang membawa gelombang tinggi. Pemukiman nelayan di sepanjang Muara Baru yang tidak jauh dari Muara Angke, belum bebas dari air laut pasang.
Menurut salah satu warga, saking seringnya diterpa rob, dirinya mulai terbiasa. Aktivitas sehari-hari mulai disesuaikan dengan datangnya rob.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sejumlah pesisir utara seperti Marunda, Cilincing dan Kalibaru, warga berharap pada kesungguhan pemerintah menanggulangi banjir rob. Demikian halnya dengan warga yang melintas di Jl RE Martadinata, Tanjung Priok yang sempat terendam rob.
"Harus diantisipasi bukan dibiarkan. Kalau dibiarkan yang rugi seperti saya. Onderdil rusak semua kena air asin," ucap Purwadi (31), sopir angkot jurusan Priok-Kota.
Menurut prakiraan, air rob akan selalu datang menyertai bulan purnama atau bulan mati (tidak ada bulan). Pada saat itu, warga mulai bersiap mengangkat celana dan rok tinggi-tinggi, menghindari air rob.
(Ari/nrl)










































