Sapi yang dibuat dari kertas semen yang dicat putih hitam seukuran orang dewasa itu, bertuliskan 'TKI=Sapi perahan' di perutnya.
Di belakangnya terdapat delapan orang berkaus pink membawa masing 'jenazah' berkafan yang digendong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itulah gambaran derita tenaga kerja Indonesia (TKI) atau buruh migran di luar negeri yang disuarakan sekitar 500 buruh migran, yang mengelilingi Bundaran HI tiga kali, Kamis (18/12/2008).
Keluhan derita itu dipajang dalam spanduk besar berwarna merah dan kuning berukuran 2 x 4 meter berisi '17 Tuntutan'. Reog ponorogo tak ketinggalan meramaikan aksi mereka.
"Kami meminta pencabutan UU 39/2008 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di luar negeri. Kami juga meminta pembubaran terminal khusus TKI di Bandara Soekarno-Hatta," kata korlap aksi yang juga Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah dalam orasinya dengan megaphone. (nwk/nrl)











































