Sementara Brigjen Mustafa yang menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara digantikan oleh Brigjen Fajar Prihantoro. Kapolri dalam amanatnya memuji keberhasilan Adang Firman selama memimpin Polda Metro.
"Selama kepemimpinan jenderal telah berhasil mengungkap berbagai kasus besar antara lain kasus demo yang melibatkan tokoh tertentu, Habib Rizieq. Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Ryan, kasus Lia Eden, dan terakhir kasus penangkapan penculik warga Rusia," ujar Kapolri dalam acara serah terima jabatan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2008).
Selain itu Kapolri juga memuji keberhasil Brigjen Mustafa dalam menangani konflik Pilkada Maluku Utara. "Kapolda Maluku Utara yang lama berhasil mengatasi pilkada yang melibatkan putra daerah setempat," kata Bambang.
Kapolri meminta ke depannya para pejabat baru tersebut mampu membawa kesatuan Polri lebih baik. Kapolri juga berpesan pada anggota Polri untuk bersiap menghadapi Pemilu 2009.
"Tahun 2009 kita dihadapkan pada pesta demokrasi yang dibayangi permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Oleh karena itu perlu langkah antisipatif dari Polri," tandas jenderal bintang empat tersebut.
(ddt/nrl)











































