Demikian kata Emerson Yuntho, koordinator bidang hukum dan monitoring peradilan ICW, dalam diskusi bertajuk Pro Kontra RUU MA di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (17/12/2008)
"Yang tertulis dari Hamba Allah," jawab dia ditanya tentang indentitas pengirim surat kaleng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari siapa ke siapa, saya tidak baru beberkan. Tapi yang jelas nggak lebih dari sepuluh orang dan ada koordinatornya," kata Emerson.
Pada kesempatan sama, anggota Panja RUU MA Lukman Hakim Saefuddin mendukung upaya ICW menelusuri kebenaran informasi surat kaleng. Bila memang ada dugaan kuat terjadi suap atau perselingkuhan dalam proses pembahasan RUU MA maka sebaiknya diungkapkan saja ke publik.
"Jangan sekadar rumor. Prinsipnya saya dukung penuh ICW untuk membuka jika ada suap dan perselingkuhan," ujar Ketua Fraksi PPP DPR-RI itu.
(lh/nrl)











































