"Beliau itu Ketua MPR, sehingga bisa diartikan sebagai instruksi. Minimal beliau harus meminta maaf," ujar Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir.
SB, begitu Soetrisno biasa disapa, menyampaikan hal itu usai diskusi 'Akhir tahun pemimpin redaksi Jawa Pos Group', di Hotel Novotel, Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Rabu (17/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan pernah memberikan statement yang bukan pada tempatnya," tegas dia.
Dengan bergurau SB mengatakan jika semua orang bisa memfatwakan masalah halal dan haram, maka akan ada fatwa-fatwa lainnya.
"Nanti ada caleg yang minta supaya difatwakan haram jika membawa anaknya yang di bawah umur," celetuk dia.
SB pun turut mengimbau agar para pemilih menggunakan hak suaranya demi memperbaiki bangsa ini.
"Yang golput itu kan biasanya yang baik-baik. Mereka tidak memilih karena melihat parpol itu jelek semua," ujarnya.
Dia menambahkan, kalau pun masyarakat menilai semua parpol itu jelek, tidak sama kadar kejelekannya.
"Ada yang lebih sedikit, itu yang dipilih. Jika tidak memilih keadaan akan bertambah buruk," ujar pengusaha asal Pekalongan yang mengenakan batik putih itu. (nwk/iy)











































