"Sepertinya Depag tak banyak belajar dari yang lalu-lalu. Kita sering ingatkan mereka masalah pondokan itu. Tapi hasilnya sangat mengecewakan. Tahun ini tercatat rekor pondokan terjauh dalam sejarah. Tak tanggung-tanggung, 15 km," ujar anggota Komisi VIII DPR DH Al Yusni.
Al Yusni menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (17/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira (pencabutan) itu sangat terbuka, meski harus merombak UU Haji nomor 13 yang relatif baru. Mumpung PP-nya belum rampung," usul dia.
Anggota Panitia Kerja Badan Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) itu menolak jika UU 13/2008 tentang Haji telah gagal. Alasannya, DPR masih punya itikad baik dan harapan agar Depag terus memperbaiki diri dalam pelayanan ibadah haji.
"Ya bagaimana lagi. Kami berikan Depag kesempatan. Tapi mengecewakan. Depag sepertinya pantas dicabut hak operatornya," tegas dia. (nwk/anw)










































