Bentrok Lagi, Polisi Menyerbu ke Dalam Kampus Unhas

Bentrok Lagi, Polisi Menyerbu ke Dalam Kampus Unhas

- detikNews
Rabu, 17 Des 2008 14:25 WIB
Bentrok Lagi, Polisi Menyerbu ke Dalam Kampus Unhas
Makassar - Polisi dan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali bentrok. Aparat polisi yang terpancing emosinya melakukan penyerbuan ke dalam kampus. Suasana di kampus Unhas pun rusuh.

Ratusan aparat kepolisian yang dipimpin Kapoltabes Makassar, Kombes Pol Burhanuddin, melakukan penyerbuan ke dalam kampus Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (17/11/2008), sekitar pukul 14.00 Wita.

Penyerbuan oleh polisi ini mendapat sambutan yang cukup 'meriah' dari para mahasiswa. Mereka melampari polisi dengan batu dan benda keras lainnya. Tawuran antara polisi dan mahasiswa pun pecah di dalam kampus Unhas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sekejap, suasana di dalam kampus Unhas menjadi kacau balau. Batu dan benda-benda keras lainnya berterbangan dari polisi dan mahasiswa. Teriakan para mahasiswa memberi semangat kepada rekan-rekannya agar melawan polisi terdengar saling bersahutan. Begitu pula dengan jeritan para mahasiswi yang ketakutan. Aktivitas belajar mengajar di kampus Unhas benar-benar lumpuh total.

Rektor Unhas, Idrus Paturusi, mencoba turun tangan langsung menenangkan para mahasiswa. Namun usaha itu belum membuahkan hasil sedikitpun. Suasana di dalam kampus Unhas tetap panas.

Kejadian ini membuat warga di sekitar kampus juga ketakutan. Para pedagang makanan atau pemilik toko dan bengkel kendaraan memilih menutup tempat usahanya.

Hingga pukul 15.00 Wita, bentrokan polisi dan mahasiswa masih berlangsung. Seorang pria yang diuga intel sempat dikeroyok para mahasiwa. Namun setelah dicek, ternyata pria tersebut adalah salah satu mahasiswa Ungas sendiri.

Bentrokan ini berawal dari aksi unjuk rasa mahasiswa menolah Badan Hukum Pendidikan (BHP) di kampus Unhas. Mereka menilai, kebijakan tersebut tak lebih dari komersialisasi kampus. Seperti sebelumnya, dalam aksinya para mahasiswa ini juga melakukan penutupan jalan.

Polisi pun berusaha membubarkan aksi para mahasiswa tersebut. Namun perintah membubarkan diri tidak juga digubris sehingga bentrokan pun akhirnya pecah. (mna/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads