Tapi usai transaksi ganja, pecah keributan. Dua orang pembeli langsung berteriak panik "Polisi...,"kata salah seorang polisi yang berambut gondrong berbaju lusuh.
Sambil teriak, dua polisi dari Polsek Jagakarsa yang menyamar itu menodongkan pistol ke arah penjual ganja, Saefudin (32). Bukannya menyerahkan diri, Saefuddin malah jadi beringas dan berusaha merebut pistol seorang polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi kejar-kejaran antara polisi dengan penjahat buruannya berlangsung seru. Sayang adegak bak film laga ala Holywood itu berlangsung singkat. Langkah seribu Udin terhadang Kali Krukut dan dia berniat meloncatinya.
"Anggota saya langsung menguarkan tembakan peringatan tetapi pelaku langsung loncat ke kali," kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Udik Tanang, di markasnya, Jl Timbul Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2008).
Saat meloncat itulah, sebuah timah panas ditembakan ke arah punggung Udin dan menceburkannya ke sungai. Untung saja luka tembak di punggung tidak parah, pengedar narkoba itu pun langsung dilarikan ke RS Polri Sukanto, Kramat Jati.
(asp/lh)











































