"Interupsi...interupsi!" teriak beberapa mahasiswa yang berada di balkon Gedung Nusantara II, tempat berlangsungnya sidang paripurna DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (17/12/2008).
Suasana pun menjadi ribut. Ketua sidang Muhaimin Iskandar langsung menghentikan sidang sementara. Beberapa anggota DPR langsung naik ke balkon untuk menghentikan aksi mahasiswa tersebut. Beberapa petugas keamanan dalam (Pamdal) DPR pun ikut mengamankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami minta sidang ditunda. Kami izin untuk menemui pemimpin sidang," ujar salah seorang mahasiswa.
Beberapa anggota DPR pun menghampiri mahasiswa yang ribut tersebut. "Coba kalian tenang. Kami juga orang kampus," ujar salah seorang anggota Dewan.
Hingga pukul 13.30 WIB, sidang masih diskors sementara. (anw/nrl)











































