"Lia Eden orang edan itu. Nggak perlu dianut karena minta agama dihapus. Kurang ajar itu," ujar Abubakar Ba'asyir usai menjenguk Habib Rizieq dan Munarman di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (17/12/2008).
Menurut Baasyir, Lia Eden hendaknya dihukum seberat-beratnya karena telah melakukan penghinaan terhadap agama. Hukuman mati dianggap yang paling setimpal bagi Lia.
"Dihukum mati saja menurut pendapat saya. Kalau masih pada pendiriannya untuk menghapus semua agama, hukumannya mati, tidak ada jalan lain," ujar pria yang selalu memakai jubah dan sorban warna putih ini.
Sementara itu, sekitar pukul 11.30 WIB tadi, Lia Eden dan pengikutnya yang menjadi tersangka, Wahyu, kembali menjalani pemeriksaan di Direskrimum Polda Metro Jaya. Beberapa pengikut Lia juga tampak mendampingi pemeriksaan wanita yang mengaku sebagai Malaikat Jibril ini. (anw/iy)











































