Demikian disampaikan Juru bicara Gedung Putih Dana Perino seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Rabu (17/12/2008).
"Presiden tak punya perasaan dendam akan insiden itu," ujar Perino.
Dikatakan Perino, Bush percaya sistem hukum Irak akan memutuskan hukuman yang sesuai untuk perbuatan itu.
Dalam insiden pelemparan sepatu saat konferensi pers di Baghdad, Irak, 14 Desember lalu, Bush berhasil menghindar dari dua kali lemparan sepatu Zaidi.
Namun lain halnya dengan Perino. Wanita itu sempat mengalami memar pada sekitar matanya dalam insiden itu. Tubuh Perino yang saat itu sedang memegang mikrofon terdorong oleh personel keamanan yang bergerak cepat untuk mengamankan situasi. Akibatnya, wajahnya terbentur mikrofon. (ita/iy)











































