Bahan bakar solar yang digunakan sebagian besar bus-bus kota misalnya, turun Rp 700 dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.800. Lantas bagaimana tanggapan Pemprov DKI Jakarta mengingat tarif angkutan umum sangat berpengaruh terhadap kehidupan warga Jakarta?
"Seharusnya tarif kendaraan umum turun," tegas Wakil Gubernur Prijanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal disampaikannya, usai menghadiri sidang paripurna dengan DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2008).
Lantas, seberapa besar persentase penurunan tarif angkutan? "Kalau katanya dulu pas tarif mau naik BBM itu kontribusinya 30 persen, ya berarti pas BBM turun seharusnya turun 30 persen juga," analisa Prijanto.
Bagaimana dengan permintaan operator angkutan umum yang tidak menghendaki tarif turun namun berjanji meningkatkan pelayanan?
"Ah meningkatkan pelayanan kan abstrak, yang konkret ya menurunkan tarif," pungkasnya sambil tertawa.
(alf/ndr)










































