Hanya 10 Partai Saja yang Bakal Punya Kursi di Senayan

Hanya 10 Partai Saja yang Bakal Punya Kursi di Senayan

- detikNews
Selasa, 16 Des 2008 19:47 WIB
Hanya 10 Partai Saja yang Bakal Punya Kursi di Senayan
Jakarta - Pemilu 2009 masih di depan mata. Tercatat ada 38 partai politik nasional yang akan bertarung memperebutkan suara rakyat. Tapi diperkirakan hanya 10 partai saja yang bakal punya kursi di Senayan.

"Berpijak dari hasil survei, 8 parpol berpeluang besar mencapai parliamentary treshold, sedang sisanya akan menjadi rebutan 5 parpol lama dan baru," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S Bakry dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (16/12/2008).

Partai-partai tersebut yakni Partai Demokrat, PDIP, Golkar, PKS, Partai Gerindra, PAN, PPP, dan PKB. Sedangkan 5 parpol yang akan bersaing ketat memperebutkan 2 jatah tersisa adalah Partai Hanura, PKNU, PBR, PBB, dan PDS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"3 Parpol bakal mudah menembus parliamentary treshold yakni PDIP, Partai Demokrat, dan Golkar. Ketiga partai ini tampaknya mudah memperoleh suara di atas 10 persen. Dan diperkirakan persaingan ketat akan terjadi antara PDIP dan Demokrat untuk memenangkan pemilu 2009," jelas Umar.

Hal yang cukup mengagetkan yakni PKS, Umar menjelaskan, prediksi semula yang menyebutkan partai tersebut akan menjadi penantang serius bagi Partai Demokrat, Golkar, dan PDIP justru akan terjadi hal sebaliknya.

"Kecenderungan pragmatisme yang dikembangkan PKS belakangan ini tampaknya dapat menjadi bumerang bagi ambisinya untuk menjadi partai papan atas," imbuh Umar.

Peluang untuk menjadi kuda hitam akan menjadi milik Partai Gerindra. "Jika partai ini mampu membangun jaringan sedahsyat iklannya di televisi, bukan tidak mungkin akan menjadi ancaman bagi partai politik besar. Setidaknya mampu menggembosi suara partai besar," tuturnya.

Sementara PAN, PPP, dan PKB akan tetap menjadi partai kelas menengah. "Mempertahankan kursi seperti apa yang mereka peroleh dalam pemilu 2004 sudah merupakan prestasi yang bagus," ungkap Umar.

Selain diantara 10 partai tersebut, keberadaan mereka hanya akan menjadi penggembira dalam pemilu 2009. "Kecuali mereka melakukan upaya yang spektakuler," tandasnya.
(ndr/gah)


Berita Terkait