Kontras Minta TNI AU Tak Kosongkan Perumahan Dwikora

Kontras Minta TNI AU Tak Kosongkan Perumahan Dwikora

- detikNews
Selasa, 16 Des 2008 17:32 WIB
Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) meminta TNI Angkatan Udara (AU) tidak mengosongkan rumah purnawirawan Dwikora, Cimanggis, Depok. Kontras menyarankan agar dilakukan dialog terlebih dahulu agar tidak terjadi kekerasan.

"Kami minta TNI AU tidak mengosongkan rumah para purnawirawan di Perumahan Dwikora Cimanggis dan lebih mendahulukan dialog bersama dengan warga," kata Kepala Biro Sospol Kontras Edwin Partogi ketika menerima pengaduan Pewakilan Warga Dwikora di kantornya, Jl Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2008).

Menurut Edwin, klaim hak tanah di Perumahan Dwikora Cimanggis, Depok oleh TNI AU patut dipertanyakan. Pasalnya, warga telah menerima bukti hibah dari ahli waris dari pemilik tanah sebelumnya, yaitu WL Gerald Tugo Faber.
Β 
"Negara harus mengambilalih kasus ini. Kalau sepenuhnya diserahkan ke TNI, kekerasan justru sulit dihindarkan," pintanya.

Dijelaskan Edwin, kasus sengketa tanah dan perumahan purnawirawan TNI kerap terjadi. Dari catatan Kontras, di Jakarta sendiri sejumlah purnawirawan TNI harus terusir dari Perumahan Trikora AU, Gatot Subroto AD, Bataliyon Perhubungan AD, Berlan AD, Kodam Jaya Cililitan dan Benhil AL.

Perumahan Satuan Rudal TNI AU di Tangerang, Kampung Seratus AL di Surabaya, pengosongan perumahan AL di Semarang, Perumahan AD di Yogyakarta dan Makassar. Perumahan AU dan Kodam Bukit Barisan di Medan, serta perumahan Kodam VII/Wirabuana di Manado.
(zal/iy)


Berita Terkait