Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut, Mahkamah Agung (MA) diam-diam memilih pimpinan baru. Dalam struktur kepengurusan baru, Harifin Tumpa menggantikan Bagir Manan sebagai Ketua MA. Namun kabar tersebut buru-buru dibantah oleh MA.
"Nggak bener berita itu. Tanya ke ICW apa dasarnya bilang seperti itu," ujar juru bicara MA Djoko Sarwoko kepada detikcom via telepon, Selasa (16/12/2008).
Menurut Djoko, tidak mungkin MA memilih para petingginya. Dia juga membantah MA menyembunyikan pergantian pimpinan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. "Pilihannya saja belum ada," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, berdasarkan sumber dari pejabat di MA, ICW menyebut calon penganti Bagir Manan Cs sebagai pimpinan Mahkamah Agung diam-diam telah ditunjuk. ICW menuding, ini membuktikan adanya perselingkuhan antara DPR dengan MA.
(anw/iy)