"Sudah 90 persen (terjual). Masih ada persediaan 50 tempat duduk pada masing-masing KA pada hari keberangkatan," ujar Kepala Humas Daops I dan Divisi Jabodetabek PT KA Akhmad Sujadi ketika dihubungi detikcom, Selasa (16/12/2008).
Menurutnya, tiket-tiket yang dijual langsung pada hari-H itu mulai dijual sejak tanggal 19 Desember 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan tambahan tiket KA ini, maka setiap KA eksekutif ditambah rangkaiannya satu gerbong untuk mengakomodasi tiket tambahan itu.
Untuk tarif, seperti laiknya hukum pasar, harga-harga tiket itu pun meningkat karena permintaan yang tinggi. Sujadi mencontohkan, untuk KA tujuan Surabaya seperti Argo Anggrek maka tarif untuk awal Desember Rp 240 ribu, meningkat menjadi Rp 320 ribu, dan meningkat menjadi Rp 400 ribu pada 19-31 Desember 2008. Tarif yang sama berlaku untuk tarif KA Gajayana tujuan Malang.
Sedangkan untuk tujuan Yogyakarta, tarif KA eksekutif tertinggi mencapai Rp 350 ribu. Dan untuk Purwokerto tarif KA eksekutif tertinggi adalah Rp 200 ribu.
"Tapi tarif itu tidak sampai batas atas," kata dia. (nwk/iy)










































