Paulina menuturkan, ia kembali mendapat ancaman dan teror setelah membawa kasusnya ke Badan Kehormatan (BK) DPR. Pengirim teror justru adik Paulina sendiri.
Β
"Ada SMS seperti itu bahwa sudah jangan dilanjuti lagi ke internet. Saya akan hancurkan usaha Paulina. Itu SMS dari adik saya. Berkali-kali SMS itu isinya sama," ujar Paulina kepada detikcom, Selasa (16/12/2008).
Menurut Paulina, sang adik mengaku sudah menerima US$ 7.000 dari Muqowam. Ibu Paulina juga ikut menerima uang sebesar US$ 3.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Paulina, Muqowam sudah menggunakan politik uang untuk membungkam keluarganya. "Dia membuat keluarga saya berpikir saya ini berbuat karena uang. Saya ini berjuang untuk diri saya bukan karena uang. Saya punya harga diri. Bahkan keluarga saya berbicara kotor menawarkan saya nego US$ 20.000," cerita Paulina sambil menangis. (gus/iy)











































