"Tindakan itu merusak reputasi jurnalis Irak dan jurnalisme pada umumnya," demikian statemen kantor PM Irak seperti dilansir San Francisco Chronicle, Selasa (16/12/2008).
Namun hingga Senin, 15 Desember malam waktu setempat, tak ada permintaan maaf dari stasiun Al-Baghdadia. Malahan, jaringan tersebut memasang foto Zaidi di sudut layar hampir seharian penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zaidi saat ini masih ditahan aparat polisi Irak. Sejauh ini belum ada dakwaan resmi terhadap dirinya. Namun pria berusia 28 tahun itu terancam hukuman penjara maksimum 7 tahun jika didakwa melakukan perbuatan agresi terhadap kepala negara yang berkunjung.
Menurut saksi mata, Zaidi dipukuli berulang kali oleh petugas keamanan setelah dilumpuhkan usai melemparkan kedua sepatunya ke Bush dalam dalam konferensi pers pada Minggu, 14 Desember lalu. Dia pun sempat diseret keluar dari ruangan konferensi. (ita/iy)











































