Hal itu diungkapkan Presiden SBY saat memberikan pidato sambutan peluncuran program Larasita (Layanan Rakyat untuk Sertifikat Tanah) di Taman Wisata Candi Prambanan, Klaten, Selasa (16/12/2008).
Sebelum datang ke Prambanan, SBY meresmikan Monumen Juang Kartika di Pakis baru, Nawangan Pacitan, Jawa Timur yang berada di perbatasan Wonogiri-Pacitan. Kawasan bersejarah itu dijadikan monumen untuk mengenang perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman saat bergerilya melawan Belanda. Jenderal Sudirman saat memimpin pertempuran Palagan Ambarawa tahun 1946 berhasil mengusir penjajah Belanda bersama sekutu yang hendak menduduki Indonesia lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta agar semangat perjuangan Pak Dirman itu menjadi contoh. Tidak ada alasan bagi kita tidak bisa menjangku rakyat dimanapun berada, termasuk BPN," kata SBY langsung disambut tepuk tangan ribuan tamu undangan.
Seusai memberikan sambutan, SBY kemudian meninjau mobil yang akan digunakan pegawai BPN untuk program Larasita. Mobil diseting seperti kantor kas/administrasi keliling yang dapat melayani warga untuk urusa tanah. SBY
bersama Ny Ani Yudhoyono sempat berdialog dengan petugas dan masuk ke dalam mobil melihat kelengkapannya.
Setelah itu didampingi Kepala BPN Joyowinoto, SBY menanam pohon Sawo Kecik. Sedang Ny Ani Yudhoyono menanam pohon Tanjung. Dia juga sempat melihat sepeda motor yang akan dijadikan kendaraan operasional pegawai BPN.
(bgs/djo)










































